Welcome ! saya ucapkan terimakasih karena sudah meluangkan waktu anda untuk membaca blog saya. Kali ini saya menggunakan judul “ REDCROSS ”. Karena, saya ingin mengenalkan kegiatan PMR (RED CROSS) . untuk lebih jelasnya anda bisa membaca lebih lanjut.. Semoga mendapat sesuatu yang bermanfaat.

Kamis, 31 Maret 2011

Latarbelakang Terbentuknya PMI....!

Tentunya kalian sudah tahu apa itu PMI? PMI (Palang Merah Indonesia) sebenarnya dimulai sejak perang dunia II. Tepatnya, tanggal 21 Oktober 1873. pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang merah di Indonesia dengan nama Nedelands Rode Kruis Afdeling Indie (Nerkai), yang kemudian dibubarkan saat pendudukan Jepang.
Perjuangan untuk mendirikan Palang Merah Indonesia sendiri diawali sekitar tahun 1923, dipelopori oleh Dr.RCL Senduk dan Dr. Bahder Djohan. Rencana tersebut mendapat dukungan luas dari kalangan terpelajar Indonesia. Mereka berusaha keras membawa rancangan tersebut kedalam siding konferensi Nerkai pada tahun 1940. walau akhirnya ditolak mentah-mentah. Terpaksa rancangan itu disimpan untuk menunggu kesempatan yang tepat. Perjuangan tidak sampai disitu, saat pendudukan Jepang mereka kembali mencoba membentuk badan Palang Merah Indonesia, namun mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang.
Tepat saat proklamsi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, yaitu pada tanggal 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk badan Palang Merah Indonesia.
 Hore…hore…. Perjuangan gak sisa-sia dech!
Setelah mengalami proses panjang, tenggal 17 September 1945 terbentuklah pengurus besar PMI yang dilantik oleh Wakil Presiden Drs. Moch Hatta atas nama pemerintah di Jl. Surya No. 01 Jakarta dan tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari lahirnya PMI, Susunan Panitia Besar, yaitu:

 

Ketua : Drs. Moch Hatta                  Wakil Ketua : Dr. R. Boentaran Martoatmojo


Badan Penulis: Dr. RE Mocthar, Dr. Bahder Djohan, dan Mr. Santoso.
Bendahara : Mr. Saubaris
Penasehat : KH. Rd. Adenan
Akhirnya Perhimpunan Palang Merah Indonesia berhasil dibentuk pada tanggal 17 September 1945. dan PMI mendapat pengakuan Internasional pada tahun 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional dan disahkan keberadaannya secara nasional melalui Keppres no. 25 tahun 1959 dan diperkuat dengan keppres no. 246 tahun 1963.
Kini jaringan kerja PMI tersebar di 30 Daerah Provinsi atau TK.I dan 323 cabang di daerah Tk.II dukungan Operasional165 unit Tranfusi darah diseluruh Indonesia.

PMR

Setelah bagaimana sejarah perjuangan membentuk PMI. Dikalangan remaja juga mulai terbentuk yang disebut dengan PMR (Palang Merah Remaja). Didirikanpada saat pecahnya Perang Dunia II oleh Palang Merah Negara Australia. Kebanyakan PMR didirikan dikalangan lingkungan sekolah. PMR juga mempunyai kegiatan yang harus dilaksanakan, disebut TRI BAKTI PMR yang berisi:
  1. anggota PMR berbakti kepda masyarakat.
  2. mempertinggi ketrampilan dan memelihara kebersihan dan kesehatan.
  3. mempererat persahabatan Nasional dan Internasional.
Wajib tuh…! Diterapkan bagi para remaja yang berjiwa RED CROSS.

MAU TAHU SYARAT MENJADI ANGGOTA RED CROSS REMAJA di Indonesia?

  1. warga Negara Republik Indonesia
  2. Usia:
-PMR Mula : Usia siswa SD/MI dari 7-12 tahun
-PMR Madya : Usia Siswa SMP/MTs (12-16 tahun)
-PMRWira : Usia Siswa SMA/MA (16-20 tahun)
3. dapat membaca dan menulis.
4. atas dasar kemauan sendiri.
5. dapat persetujuan orangtua /wali.
6. sebelum menjadi anggota penuh, bersedia ikuti pendidikan dan pelatihan dasar kepalangmerahan.
7. permintaan menjadi anggota disampaikan kepada pengurus cabang PMI setempat melalui pembinaan PMR masing-masing.

Mudah kan? Untuk menyalurkan bakat kalian dalam bidang kemanusiaan. Apalagi, sekarang sudah banyak ekstrakulikuler PMR, makin mudah bagi para remaja untuk saling tolong menolong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar