Mau tahu apa itu P.P ?
P.P disebut Pertolongan Pertama, artinya memberikan pertolongan segera kepada penderita sakit/cidera/kecelakaan yang memerlukan penanganan medis dasar.
Pengertian Medis Dasar
Tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang dapat dimiliki oleh awam/ awam yang terlatih secara khusus. Batasannya adalah sesuai dengan sertifikat yang dimiliki oleh pelaku Pertolongan Pertama. Pelaku Pertolongan Pertama yaitu penolong yang pertama kali tiba ditempat kejadian, yang memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar.
Tujuan Pertolongan Pertama?
- menyelamatkan jiwa penderita/ mencegah maut.
- mencegah cacat yang lebih parah.
- memberi rasa nyaman dan menunujang proses penyembuhan.
Dari atas bahwa kita tahu Pertolongan pertama sangat penting! Mengenai P.P juga ada dasar hukumnya lowwwwww…..
Dalam KUHP ada beberapa pasal yang mencakup aspek dalam melakukan Pertolongan Pertama, diantaranya:
Pasal 531 K.U.H Pidana yang berbunyi….
Barang siapa menyaksikan sendiri ada orang didalam keadaan bahaya maut. Lalai memberikan atau mengadakan pertolongan kepadanya sedang pertolongan itu dapat diberikan atau diadakan dengan tidak akan menguatirkan, bahwa ia sendiri atau orang lain akan kena bahaya dihukum kurungan selama-lamanya tiga bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4500 jika orang yang ditolong itu mati, diancam dengan K.U.H.P 45,165,187,304s,478,525,566.
Susah juga kan kalau kita berada disituasi seperti itu….. akan tetapi pasal tersebut berlaku bagi pelaku PP yang dapat melakukan tanpa membahayakan keselamatan dirinya dan orang lain. Terutama bagi para RED CROOS. Tentunya sudah banyak diberikan materi tentang PP, oleh karena itu jangan meremehkan Pertolongan Pertama. Dari Pertolongan Pertama seseorang baru bisa mengetahui kondisi korban.
Kualifikasi Pelaku PP
Tidak sembarangan orang menjadi Pelaku PP Loh…
Berikut kualifikasinya….
- jujur dan bertanggung jawab
- berlaku professional
- kematangan emosi
- kemampuan bersosialisasi
- kemampuan nyata terukur sesuai dengan sertifikat PMI secara berkesinambungan mengikuti kursus penyegaran.
- kondisi fisik baik.
- mempunyai rasa bangga, pelaku merasa bangga berpenampilan rapi/bersih. Bekerja dengan rapi yang dapat meyakinkan penderita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar